Kamis, 10 Maret 2011

Arti punk!!!



Punk adalah bukan sekedar musik tapi lebih kepada sebuah gerakan anak muda (youth movement) yang memposisikan dirinya sebagai counter terhadap kemapanan dan salah satu sarana kreatifitas mereka adalah musik dalam hal ini adalah Punk. Berbeda dengan genre Metal yang lebih cenderung kepada “kegelapan” dan “kematian”, Punk memiliki unsur ideologi yang lebih “duniawi”, “real” dan “rumit”.

Berikut ini adalah ideologi-ideologi yang lahir bersamaan dengan maraknya musik Punk di tanah air, yaitu:

1. Politik
Ideologi politik yang sering diasosiasikan dengan punk adalah anarkisme. Nggak salah kalau Sex Pistols menyayikan “Anarchy in UK”. Banyak aktivis-aktivis punk yang terlibat dalam ideologi politik ini. Kemudian, jikalau sebuah band membantah dirinya berideologi politik sebarnya mereka justru menjadi bagian dari ideologi politik karena setidaknya mereka pasti tidak puas dengan kebijakan pemerintahannya. Ketika punk bertujuan untuk memperjuangkan ideologinya, kita dapat menyebut mereka dengan Progresive. Punk di Indonesia banyak yang beraliran kiri atau kanan.

2. Kemapanan (conformity)
Kemapanan dan ketidakmapanan menciptakan salah satu kesalahpahaman terbesar dalam ideologi Punk. Sebenarnya persoalan utama dibalik gerakan punk adalah kebebasan berpikir. Dalam politik, hal ini menciptakan sekumpulan free thinker yang menganjurkan anarki, dalam musik, free thinker menghasilkan suatu sound atau genre baru dan unik. Kemapanan bagi punk dipandang sebagai bahaya sosial karena berpotensi untuk membatasi kebebasan berpikir, yang mana mencegah orang-orang untuk melihat sesuatu yang benar di masyarakat dan sebaliknya memaksa mereka untuk menuruti kehendak mereka yang disebut penguasa dari pemerintahan atau industri musik pop. Anti kemapanan adalah kemudian sebagai hasil dari punk. Bagaimanapun, seseorang yang berpenampilan seperti seorang punk dan mendengarkan musik punk mungkin dapat dikatakan sebagai bagian dari gerakan punk, tapi mereka sebenarnya bukan punk yang sebenarnya, karena punk adalah sebuah “state of mind”

3. Selling Out
Selling Out atau menjual habis atau berkhianat merupakan salah satu permasalahan yang sampai sekarang masih menjadi dilema dalam gerakan punk.
Pada umumnya, selling out berkaitan dengan penolakan seseorang atau kelompok didalam suatu komunitas punk karena mereka telah keluar dari akar ideologi punk yang sebenarnya. Hal tersebut dapat terjadi karena perubahan status, kekuasaan atau kekayaan.

Karena punk menganut anti-establisment sebagai salah satu bagian penting dari ideologi punk, sebuah jaringan label musik independen sangat besar berperan dalam mendistribusikan musik punk. Kemudian bagi sebagain komunitas punk, cara tersebut dirasa terlalu lambat berkembang dan tidak akan membuat perubahan yang berarti dalam kreativitas bermusik mereka sehingga mereka melanggarnya dengan bergabung dengan major lebal. Bagi komunitas lainnya, hal tersebut tidak dapat dibenarkan. Salah satu contohnya mungkin adalah Superman Is Dead yang serta merta bergabung dengan Sony Music Indonesia.

4. Agama
Mungkin di Indonesia ideologi beragama bukan menjadi salah satu persoalan yang besar karena memang mereka hidup dinegara yang beragama. Namun di dunia barat, kebanyakan punk diidentikan dengan kebebasan beragama oleh sebab itu sebagian besar banyak menganut agama alternatif seperti Buddha dan Tao atau yang lainnya dan tidak sedikit yang agnostik atau atheist. Kemudian lahir juga counter nya yaitu Christian Punk. Di sini tentu saja kita tidak dapat menyebutnya dengan Punk Muslim, tapi lebih tepatnya Punk Straight Edge (aliran punk yang bertujuan damai dan hidup bersih).

5. DIY (Do It Yourself)
Di akhir tahun 1970an, gerakan punk bergerak di lingkungan yang dikontrol oleh mereka yang berideologi berlawanan dengan punk. Karena ini bertabrakan dengan gerakan kebebasan, orang-orang dalam punk scene mulai menciptakan perusahaan rekaman sendiri, mengatur konser sendiri dan menciptakan alat media sendiri. Kemudian hal-hal ini dikenal dengan gerakan DIY. Mottonya yang terkenal adalah “Don’t hate the media, become the media”.

Sebenarnya masih banyak lagi ideologi yang berkembang, namun kelima ideologi diatas cukup mewakili gerakan punk di Indonesia.





pesan:
Punk, sebuah komunitas yang sering diasumsikan sebagai sekumpulan orang yang tidak memiliki masa depan dan penuh dengan kekerasan dengan dandanan yang berantakan dan bergaya seperti preman. Komunitas yang hanya menimbulkan keresahan bagi masyarakat sekitar.Pesan moral yang ingin disampaikan sebenarnya sederhana dan klise yaitu janganlah menilai suatu hal atau seseorang berdasarkan pada kulit luarnya saja tapi telaahlah dengan lebih dalam dan seksama maka penilaian yang sesungguhnya bisa disimpulkan. Kadang suatu hal yang terkesan buruk atau tidak berguna sehingga dipandang sebelah mata ternyata memiliki kelebihan kelebihan lain yang tidak pernah disadari sebelumnya.

Punk adalah seni

Punk adalah budaya anti kemapanan

Punk adalah budaya pembebasan diri dari belenggu yang mengikat individu yang ingin bebas dan merdeka.

Punk adalah gaya hidup dan lain sebagainya.

YANG HARUS DIKETAHUI TENTANG PUNK:
Punk bukan jagoan

Punk bukan penjahat

Punk bukan kriminal

Punk bukan trendy

Punk bukan kau dan kau bukan punk.




4 komentar:

  1. Hidup Punk Indonesi ..
    Semoga Bisa Penilaian Orang Lain Terhadap Punk Bisa Lebih Baik ..

    BalasHapus
  2. teman saya mau daftar jadi ank punk..
    gimana cara daftarnya..
    dan di mana kantor anak punk..

    BalasHapus
  3. kalian anak punk adalah orang yang terhormat dan kalian adalah orang yang hebat...hidup anak punk

    BalasHapus
  4. hallo, salam kenal.. saya tertarik mengenal kehidupan anak punk lebih dalam. jika berminat, mohon bantuannya :)

    BalasHapus